Mengapa membeli secara online

Berikut ini adalah keuntungan-keuntungan membeli secara online:

– Kenyamanan: saya kira kenyamanan adalah merupakan alasan utama mengapa kita belanja secara online. Di mana lagi kita bisa belanja tengah malam dengan pakaian minim dan rambut yang berantakan. Di samping itu kita tidak perlu untuk mengantre untuk dilayani dan membayar. Kesempatan untuk belanja secara online adalah 24 jam seminggu (24/7).

– Lebih murah: Toko online tidak perlu menggaji penjaga toko dan tenaga-tenaga lainnya. Tidak pula perlu menyewa tempat karena dapat dijalankan
dari tempat tinggal. Harga toko online yang satu dapat dibandingkan dengan yang lain sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang termurah.

– Variasi: Pilihan produk yang dapat Anda beli sangat luas. Anda bisa
membeli dari toko di luar kota bahkan tempat yang terjauh tanpa harus ke
sana.

– Menghemat pengeluaran: Berbelanja secara konvensional seringkali
mendatangkan pengeluaran tambahan seperti untuk makan di luar dan tentunya
ongkos perjalanan. Belanja secara online dapat dilakukan dari tempat dudukAnda.

– Barang bekas murah: Banyak toko online yang menjual barang bekas atau sudah tidak digunakan lagi.Harga buku bekas atau cetakan lama lebih murah harganya di toko buku online.

– Kerahasiaan: Ada hal-hal yang sebaiknya dilakukan secara rahasia.Kalau Anda ingin membeli mainan orang dewasa ( sex toys) tanpa diketahui orang lain maka dapat dilakukan secara online.

Iklan

Ingin dikagumi dengan mengaku membaca buku tertentu

Berdasarkan sebuah survey, 2 di antara 3 orang Inggris berbohong mengenai buku yang pernah dibacanya. Penelitian ini dilakukan dalam bulan Januari dan Pebruari yang lalu di website “World Book Day” dengan responden 1342 orang.

Mereka yang berbohong ini mengaku telah membaca:
1. Buku George Orwell – “1984” (42 persen)
2. Leo Tolstoy – “War and Peace” (31 persen)
3. James Joice – “Ulysses” (25 persen)
4. Kitab Injil (24 persen)
5. Gustave Flaubert – “Madame Bovary” (16 persen)
6. Stephen Hawking – “A Brief History of Time” (15 persen)
7. Salman Rusdhie – “Midnight Children” (14 persen)
8. Marcel Proust – “In Remembrance of Things Past (9 persen)
9. Barack Obama – “Dreams from My Father” (6 persen)
10. Richard Dawkins – “The Selfish Gene” (6 persen)

Alasan utama mereka berbohong mengenai bacaan ini adalah adalah agar lawan bicara terkesan.

Penelitian ini juga mendapati bahwa pengarang yang bukunya paling banyak dibaca adalah J. K. Rowling pencipta seri “Harry Potter”

Safitri Hariyani: “Sengketa Medik”

Banyaknya kasus dugaan malpraktek yang dilakukan oleh dokter mencuat di berbagai media cetak maupun media elektronik.

Sengketa medik– perselisihan antara dokter dengan pasien– pada umumnya disebabkan oleh adanya kelalaian/kesalahan yang dilakukan oleh dokter sehingga mengakibatkan kerugian yang diderita pasien berupa luka/cacat bahkan sampai meninggal dunia.

Sengketa medik dapat diselesaikan melalui dua jalur, baik jalur hukum maupun jalur etika.

Penerbit: Diadit Media

Tahun: 2005

ISBN: 979-99111-0-9

Tebal: 165 hlm

Berat: 220 gram

Kondisi buku: Baru

Ditulis dalam Hukum. Leave a Comment »

C.S.T. Kansil: “Modul hukum perdata”

dvc003712Modul hukum perdata (termasuk asas-asas hukum perdata) penyusun C.S.T. Kansil cetakan ketiga tahun 2000.

Diterbitkan oleh PT Pradnya Paramita

Tebal: 305 hlm

Seri ujian negara cicilan (UNC) mata kulahkeahlian (MKK) hukum.

ISBN 979-408-257-0 (no. jilid lengkap)

ISBN 979-408-258-9 (jilid I)

Kondisi buku: bekas, cover depan terlipat, cukup baik

Soedharyo Soimin: “Status hak dan pembebasan tanah”

pembebasan_tanahm2

Tanah adalah sumber daya terpenting sekarang ini, di saat populasi manusia terus meningkat sementara luasnya tidak bertambah. Tidak hanya sebagai tempat membangn rumah tinggal, dari tanah kita dapatkan bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya yang ersifat primer. Sehingga akhirnya pemilikan dan penggunaan tanah sering berujung persengketaan akibat tidak dimilikinya dasar hukum yang kuat sebagai pegangan.

Hukum tanah merupakan salah satu hukum yang belakangan ini banyak menyentuh hajat hidup orang banyak. Berbagai kasus pertanahan sepeti pembebasan tanah, penggusuran, pencabutan hak milik, dan sebagainya membutuhkan banyak perhatian hukum sebagai perangkat peradilan. selain itu, status hak atasa tanah dan aspek hukumnya, pemberian hak atas tanah, pemberian hak naru atasa tanah, pewakafan tanah, hukum pembebasan tanah, jual bei hak atas tanah, dan larangan pengusaan tanah melampaui batas, merupakan hal-hal lain yang perlu diketahui.

Bagi para mahasiswa hukum atau pelajar juga masyarakat umum, buku ini sangat berguna sebagai bahan referensi untuk materi perkuliahan dan penambahan cakrawala hukum yang sangat relevan.

Daftar Isi

Bab 1 Status Hak Atas Tanah dan Aspek Hukumnya
1. Hak Milik
2. Status Hak Pakai
3. Hak Guna Bangunan
4. Hak Guna Usaha

bab 2 Pemberian Hak Atas Tanah
1. Hak Atas Tanah bagi Pegawai Negeri
2. Pemberian Hak Atas Tanh Bagi Transmigran
3. Hak Atas Tanah Terhadap Petani dan Petani Penggarap
4. Pemberian Hak Atas Usaha Patungan

Bab 3 Pemberian Hak Baru Atas Tanah
1. Peranan Hukum Adat dalam UUPA
2. Pengertian Konvesi tanah
3. Konversi tanah Eks Hukum Adat

Bab 4 Perwakafan Tanah
1. Wakaf Merupakan Perbuatan Hukum
2. Tanah yang Dapat Diwakafkan

Bab 5 Pembebeasan Tanah
1. Aspek Hukum Pembebasan Tanah
2. Pembebasan Tanah dan Aspek Pembangunan
3. Pembebasan Tanah dengan Ganti Rugi
4. hak Banding Pencabutan hak Atas Tanah

Bab 6 Jual Beli Hak Atas Tanah
1. Jual Beli Suatu Perbuatan Hukum
2. Jual Beli Atas Tanah dan Kuasa Mutlak
3. larangan Jual Beli Hak Atas Tanah

Bab 7 Larangan Penguasaan tanah Melampaui Batas

Daftar Pustaka

Lampiran
1. Keputusan Presiden RI No. 55 Tahun 1993 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 tahun 1997 tetang Pendaftaran Tanah
3. Penjelasan atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran tanah

Kondisi buku: bekas, baik

Dapat dibeli dengan harga murah di www.bukukuini.com

Y. Sri Pudyatmoko: “Pengadilan dan penyelesaian sengketa di bidang pajak”

Ketika wajib pajak menghadapi perbedaan penafsiran dan pendirian mengenai ketentuan hukum di bidang pajak atas suatu kasus tertentu, sejumlah pertanyaan pun muncul, seperti “Upaya hukum apa yang harus diajukan?” “Langkah-langkah apa yang harus ditempuh?” ” Apa saja aturan dan ketentuan yang harus diikuti?” Bagaimana mengajukan gugatan atau pembuktian?” Bebagai pertanyaan perihal pengadilan dan penyelesaian sengketa di bidang pajak tersebut akan dijelaskan secara mendetail dan sistematis dalam buku ini.Di sini Anda akan mempelajari:Perkembangan Peradilan dalam Peyelesaian Sengketa Pajak, yang mencangkup Pembaruan Perpajakan Nasional I sampai III.Keberatan di Bidang Pajak, yang memaparkan keberatan atas PPh, PPN, PBB, BPHTB, Pajak Daerah atau Tarif Pabean/Cukai, dan alur penyelesaian sengketanya.Organisasi Pengadilan Pajak, yang menguraikan fungsi, kedudukan, serta struktur organisasi Pengadilan Pajak.Hukum Acara yang berlaku di Pengadilan Pajak, yang membahas para pihak yang bersengketa dan kuasa hukum, pemeriksaan dengan Acara Biasa dan Acara Cepat, putusan dan peninjauan kembali (PK).Peradilan Pidana di Bidang Pajak, yang merupakan topik yang menarik mengingat dewasa ini penegakan hukum pidana di bidang pajak kadang kala dikaitkan dengan penyanderaan dan sanksi pidana.Dari pembahasan yang komprehensif ini Anda akan memahami bahwa pengadilan pajak tidak hanya berfungsi sebagai penegakan hukum pajak, tetapi juga sebagai instrumen hukum bagi rakyat sebagai wajib pajak ketika berhadapan dengan pemerintah selaku penguasan yang berkedudukan sebagai fiscus.

Penerbit : Gramedia

Tahun penerbitan : 2005

Tebal: 188 hlm

Berat: 300 gram

Kondisi buku: bekas, baik

Untuk membeli buku ini klik di sini

Sutarno SH, MM: “Aspek-aspek hukum perkreditan pada bank”

Buku ini membahas aspek-aspek hukum, yang berkaitan dengan proses pemberian kredit. Diawali dengan analisa permohonan kredit, penyusunan perjanjian kredit, pengikatan jaminan, restrukturisasi kredit, dan diakhiri dengan tindakan penyelamatan dan penyelesaian kredit secara internal bank atau melalui  tindakan hukum (legal action) melalui lembaga-lembaga hukum Indonesia.

Penulisan buku ini memadukan antara teori-teori yang diperoleh di bangku kuliah dan hasil pengalaman praktek di lapangan yang dialami oleh penullis selama bekerja di kantor advokat & pengacara hampir 3 tahun dan di sebuah bank pemerintah selama 19 tahun. Maka dalam buku ini banyak diberikan contoh riil bagaimana membuat perjanjian kredit dan bagaimana melakukan tindakan hukum dalam menyelesaikan kredit macet.

Pengarang : Sutarno SH, MM
Penerbit : Alfabeta
Tahun penerbitan : Juli 2003
Tebal: 428 hlm
Berat: 550 gram
Kondisi buku: Bekas, baik

BUKU INI SUDAH TERJUAL