Pertarungan antara dua calon Presiden Amerika, akan memasuki wilayah baru yaitu – komik – dalam musim gugur yang akan datang. Sebulan sebelum para pemilih menuju kotak suara, riwayat hidup John McCain dan Barack Obama dalam bentuk buku komik akan tersedia di toko-toko buku dan dapat pula dibaca di HP.
Tapi jangan harapkan ceritanya akan sama serunya dengan Captain America lawan Superman atau sekelompok penjahat ulung mengancam proses pemilihan. Komik-komik ini dibuat untuk menceriterakan riwayat hidup sesungguhnya dari kedua calon melalui riset tersendiri. Karya ini akan melibatkan sejumlah penulis dan artis kawakan.
Penerbit IDW di San Diego yang terkenal dengan cerita-cerita robot (The Transformer) dan vampire (30 Days of Night) mempersiapkan komik-komik ini tanpa masukan apapun dari tim kampanye masing-masing calon. Menurut pemimpin proyek, Scott Dunbier, dalam penyusunan, tim akan menghindarkan hal-hal yang bersifat sensasional dan hanya akan berpegang teguh pada fakta-fakta.
Biografi dalam bentuk komik, sudah pernah ada sebelum ini. Buku terlaris Marvel Comics tahun 1982 adalah biografi Pope John Paul II. Di samping itu buku yang dimaksudkan untuk dibaca di HP, mulai populer tahun ini dan tahun yang lalu. uClick telah menyediakan jasa kepada pelanggan-pelanggannya untuk melihat komik di telpon. Tapi dalam kaitan komik calon presiden ini, ada kemajuan yang memungkinkan pelanggan untuk order seluruh buku ditelponnya.
Cara bercerita yang tidak tradisional, dan unsur visual, memungkinkan komik masuk lebih dalam kepada pemilih dibandingkan dengan bentuk media lainnya. Komik mempunyai potensi yang besar di bidang pengajaran dan penyebaran informasi.
Namun sudah dapat dibayangkan akan adanya perbedaan pendapat mengenai komik yang akan disusun ini. Sampul (cover) dari kedua komik dikerjakan oleh orang yang sama, J. Scott Campbell. Kepadanya telah masuk komentar dari pendukung McCain yang tidak senang dengan warna kemerahan (walaupun hanya sedikit) di langit di belakang gambar Mc Cain yang tersenyum. Di lain pihak pendukung Obama tidak puas dengan ekspresi calon mereka yang dianggap tegang.
Sumber AP, 30 Juli 2008



